RSS SOPPENG – Aksi dugaan pembobolan kotak amal milik Tim Amal BKKS terjadi di dua lokasi berbeda di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Dalam kejadian yang berlangsung pada hari yang sama, satu kotak amal diduga berhasil dibobol, sementara upaya di lokasi lainnya gagal.
Dugaan aksi tersebut mencuat setelah rekaman kamera pengawas atau CCTV memperlihatkan seorang pria yang diduga mencoba membuka kotak amal dengan menggunakan sebuah kunci.
Kotak amal pertama berada di gerai Alfamart, Jalan Merdeka, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata. Kotak amal milik Tim Amal BKKS tersebut diduga berhasil dibobol oleh orang tidak dikenal (OTK), Kotak amal tetap berada di tempatnya, namun isinya diduga telah dikuras oleh pelaku.
Sementara itu, pada hari yang sama, kotak amal BKKS yang dititipkan di Hisana Fried Chicken, Jalan Kemakmuran, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata, juga diduga menjadi sasaran.

Namun, aksi di lokasi tersebut tidak berhasil. Berdasarkan rekaman CCTV yang diterima RSS News.id, seorang pria terlihat berada di sekitar kotak amal sekitar pukul 18.09 WITA, Selasa (8/9/2026).
Pria tersebut terlihat mengenakan kaos hitam dan celana jeans hitam. Ia tampak membawa sebuah kunci dan beberapa kali berupaya membuka kotak amal.
Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena kunci yang dibawanya diduga tidak sesuai dengan gembok yang terpasang pada kotak amal.
Kejadian itu baru diketahui pihak terkait pada Rabu (9/9/2026) setelah rekaman CCTV diperiksa.
Dari hasil pengamatan terhadap rekaman tersebut, pihak Tim Amal BKKS menduga pria yang mencoba membuka kotak amal di Hisana Fried Chicken merupakan orang yang sama dengan sosok yang diduga membobol kotak amal di Alfamart.
Perwakilan Tim Amal BKKS, Bahtiar Ancu, menegaskan bahwa pria yang terlihat dalam rekaman tersebut bukan merupakan relawan resmi Tim Amal BKKS.
“Kami tegaskan bahwa pelaku yang membobol celengan di Alfamart dan mencoba membuka celengan di Hisana Fried Chicken itu bukan relawan kami. Pengurus resmi dari Tim Amal BKKS selalu memakai atribut organisasi saat bertugas dan bergerak bersama tim yang jelas, bukan perorangan yang membawa kunci sendiri secara sembunyi-sembunyi,” kata Bahtiar, Kamis, (10/9/2026).
Bahtiar mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap pihak yang mengaku sebagai relawan, khususnya ketika hendak mengakses kotak amal yang dititipkan di sejumlah tempat usaha.
Hingga berita ini ditulis, kejadian tersebut belum dilaporkan secara resmi ke Mapolres Soppeng. Namun, Tim Amal BKKS menyatakan dalam waktu dekat akan melaporkan dugaan pembobolan dan percobaan pembukaan kotak amal tersebut kepada pihak penegak hukum.
Laporan tersebut nantinya diharapkan dapat membantu aparat melakukan penyelidikan serta mengungkap identitas pihak yang diduga terlibat. Rekaman CCTV dari lokasi kejadian juga akan menjadi bahan yang dapat diserahkan untuk mendukung proses penanganan perkara.
Dengan itu, Tim Amal BKKS turut mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pengurus apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar kotak amal atau seseorang yang mengaku sebagai relawan namun tidak dapat menunjukkan identitas maupun atribut resmi.


















