RSS SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Adha 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Selasa (12/5) itu juga dirangkaikan dengan HLM Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Bupati Soppeng Suwardi Haseng mengatakan, pemerintah terus memantau harga dan stok pangan, menggelar pasar murah, serta melakukan sidak ke pasar dan distributor guna mencegah penimbunan barang.
“Alhamdulillah, harga kebutuhan pokok di Kabupaten Soppeng sampai saat ini masih relatif stabil dan terkendali,” katanya.
Selain pengendalian inflasi, Pemkab Soppeng juga mendorong percepatan transaksi non tunai serta perluasan akses keuangan bagi masyarakat melalui dukungan terhadap UMKM, program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), dan layanan keuangan digital.
Wakil Bupati Soppeng Selle KS Dalle mengajak masyarakat menanam cabai dan bawang merah di pekarangan rumah sebagai langkah antisipasi inflasi.
Sementara itu, Kapolres Soppeng Aditya Pradana memastikan kondisi keamanan tetap kondusif dan distribusi BBM berjalan lancar.
Kepala Kejaksaan Negeri Soppeng Sulta D Sitohang juga menyampaikan pihaknya akan menggelar pasar murah pada 20 Mei 2026 bekerja sama dengan Bulog.
Di sisi lain, Bulog Soppeng menyiapkan sekitar 600 ton beras program SPHP untuk membantu menjaga stabilitas harga pangan di daerah. (**)


















