banner 1500x1875

TP PKK Soppeng Perkuat Peran Keluarga Cegah Perdagangan Orang Melalui Sosialisasi KIAT

banner 120x600

RSS SOPPENG – Tim Penggerak PKK Kabupaten Soppeng menggelar Pertemuan Rutin Arisan TP PKK yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Keluarga Indonesia Anti Trafficking (KIAT) di Baruga Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Senin (6/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kapasitas kader PKK dalam upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Suarni Suwardi, mengatakan pertemuan rutin PKK tidak hanya menjadi ajang memperkuat kebersamaan antaranggota, tetapi juga memiliki peran strategis dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, perdagangan orang merupakan kejahatan serius yang mengancam hak asasi manusia, khususnya perempuan dan anak. Pelaku, kata dia, kini memanfaatkan berbagai modus, mulai dari tawaran pekerjaan, pendidikan, pernikahan, adopsi ilegal, hingga penggunaan media sosial untuk menjerat korban.

Ia mengingatkan seluruh kader PKK agar menjadikan berbagai kasus perdagangan orang yang pernah terjadi sebagai pelajaran untuk meningkatkan kewaspadaan.

Menurutnya, keluarga memiliki peran penting sebagai benteng utama dalam melindungi anak dan anggota keluarga dari ancaman eksploitasi.

Suarni juga mengajak kader PKK menjadi pelopor sekaligus agen edukasi di lingkungan masing-masing dengan menyosialisasikan langkah-langkah pencegahan perdagangan orang.

Masyarakat diimbau tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan yang tidak jelas, memverifikasi identitas pihak yang menawarkan pekerjaan maupun pengasuhan anak, mengawasi aktivitas digital anak, serta segera melaporkan dugaan tindak perdagangan orang kepada pihak berwenang.

“Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta semakin memahami bahaya perdagangan orang, mampu mengenali berbagai modus yang digunakan pelaku, serta bersama-sama mewujudkan Kabupaten Soppeng sebagai daerah yang aman, ramah anak, dan bebas dari praktik perdagangan orang,” ujarnya.

Sementara itu, materi Sosialisasi Keluarga Indonesia Anti Trafficking (KIAT) disampaikan oleh Nasruddin, Staf KUA Kecamatan Liliriaja yang juga menjabat sebagai Ketua Pokja I TP PKK Kecamatan Liliriaja.

Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai langkah pencegahan perdagangan orang, pentingnya memperkuat fungsi keluarga, serta peran aktif masyarakat dalam mendeteksi dan melaporkan potensi tindak perdagangan orang sejak dini.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bidang TP PKK Kabupaten Soppeng, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Soppeng, para Ketua Pokja TP PKK Kabupaten Soppeng, seluruh pengurus TP PKK Kabupaten Soppeng, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Soppeng, serta Ketua TP PKK Kelurahan dan Desa se-Kabupaten Soppeng. (*)

banner 1325x1300
banner 1325x1300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *