banner 1500x1875

220 Starter Ramaikan Kejurprov IMI Sulsel di Luwu Timur, Pembalap Asia Asal Lutim Turut Hadir

banner 120x600

RSS LUTIM – Kabupaten Luwu Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan olahraga otomotif dengan menggelar Bupati Cup II Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan Putaran I Tahun 2026 di Sirkuit Taman Sayang Malili, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sabtu (30/5/2026).

Ajang balap motor bergengsi tingkat provinsi tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam.

Kehadiran pembalap motor tingkat Asia asal Luwu Timur, M. Badly Ayatullah Massorong, turut menjadi daya tarik tersendiri dan membangkitkan semangat para pembalap serta masyarakat yang memadati area sirkuit.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya event tersebut. Ia juga mengungkapkan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk menghadirkan sirkuit permanen sebagai sarana pembinaan olahraga otomotif di daerah.

“Selaku Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara, tim keamanan, dan terutama atas dukungan penuh dari IMI Sulsel. Kami berharap, penyelenggaraan event yang sama tahun depan sudah bisa menggunakan sirkuit permanen,” ujar Irwan.

Rencana pembangunan sirkuit permanen dinilai sejalan dengan agenda besar olahraga di Luwu Timur. Ketua Harian KONI Sulsel, Ir. H. Abdul Chalik Suang, mengungkapkan bahwa Luwu Timur telah ditetapkan sebagai calon tunggal tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIX Sulawesi Selatan Tahun 2030.

Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan resmi seperti Kejurprov IMI Sulsel menjadi momentum penting dalam mencetak atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Sebagai calon tunggal pelaksanaan Porprov XIX nantinya, saya berharap Luwu Timur mampu melahirkan atlet-atlet profesional dan kompeten, dimulai dari momentum Kejurprov Road Race IMI Sulsel 2026 hari ini,” kata Abdul Chalik.

Ia menambahkan, selain menjadi wadah pembinaan atlet, kompetisi resmi juga berperan penting dalam menekan angka balapan liar dengan menyediakan ruang yang aman dan legal bagi para penghobi olahraga balap motor.

Hal senada disampaikan Ketua IMI Luwu Timur yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Hardiansyah. Ia menegaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan kejuaraan tersebut adalah memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan bakat dan prestasi di jalur yang resmi.

“Tujuan utama kami adalah menyediakan wadah prestasi bagi generasi muda. Kami ingin memberikan ruang yang aman dan legal bagi para pembalap muda untuk meraih prestasi di jalur yang resmi,” jelasnya.

Kejurprov IMI Sulsel Putaran I Tahun 2026 berlangsung selama dua hari, mulai 30 hingga 31 Mei 2026. Sebanyak 220 starter ambil bagian dalam kompetisi ini. Peserta tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, tetapi juga datang dari Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, hingga Jawa Timur.

Pembukaan kejuaraan turut dihadiri Ketua DPRD Luwu Timur Ober Datte, unsur Forkopimda Luwu Timur, jajaran asisten dan staf ahli, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua KONI Luwu Timur Herawan Raditya, serta ratusan pembalap dan official tim yang siap bersaing memperebutkan podium juara.

Dengan tingginya antusiasme peserta dan dukungan pemerintah daerah, Kejurprov IMI Sulsel 2026 diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Luwu Timur sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga otomotif di Sulawesi Selatan. (*/)

banner 1325x1300
banner 1325x1300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *