banner 1500x1875

Kades Abbanuange Dampingi Keluarga Hatta Terima Bantuan dari Gubernur Sulsel

banner 120x600

RSS SOPPENG – Duka masih menyelimuti keluarga almarhum Hatta Dg Manessa (71), seorang petani dan pekebun asal Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, yang ditemukan meninggal dunia setelah lima hari pencarian oleh Tim SAR akibat terseret arus sungai saat hendak menuju kebunnya.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melalui Staf Khusus Gubernur Sulsel, Achmad Hidayat, menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan berupa dana santunan dan paket sembako kepada keluarga almarhum, Selasa (23/6/2026).

Bantuan tersebut diterima langsung oleh istri almarhum, Hasnah, sebagai bentuk perhatian pemerintah provinsi kepada warga yang sedang menghadapi musibah.

Achmad Hidayat mengatakan, bantuan yang diserahkan merupakan arahan langsung dari Gubernur Sulsel sebagai wujud empati dan kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa bencana.

“Atas arahan Bapak Gubernur, kami menyerahkan bantuan sosial kemanusiaan kepada keluarga almarhum. Beliau sangat peka dan memiliki empati yang besar terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga,” ujarnya.

Penyerahan bantuan turut disaksikan Kepala Desa Abbanuange, Buhari, serta Bhabinkamtibmas Desa Abbanuange, Sudardiono.

Bagi keluarga, kepergian Hatta Dg Manessa menjadi kehilangan besar. Selain sebagai kepala keluarga, almarhum dikenal sebagai sosok pekerja keras yang sehari-hari menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Sebelumnya, almarhum diketahui meninggalkan rumah menuju kebun miliknya pada Jumat (12/6/2026). Namun dalam perjalanan, ia diduga terseret arus sungai di wilayah Desa Abbanuange.

Kabar hilangnya korban mengundang perhatian warga dan aparat terkait yang bersama Tim SAR melakukan pencarian intensif selama lima hari. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang berduka. (*)

banner 1325x1300
banner 1325x1300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *