RSS SOPPENG – Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar perayaan Hari Jadi ke-765 di Gedung Pertemuan La Patau, Watansoppeng, Rabu (8/4).
Dalam sambutannya, Bupati Soppeng, Suwardi Haseng menyampaikan bahwa Kabupaten Soppeng telah melewati perjalanan panjang hingga mencapai usia ke-765 tahun dan tetap berdiri kokoh di tengah berbagai dinamika, serta terus berkontribusi dalam sejarah Nusantara.
Menurutnya, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan masa lalu, mengevaluasi kondisi saat ini, serta merancang masa depan yang lebih terarah.
Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Soppeng, yakni “Soppeng Sehat, Maju, dan Berdaya Saing Berbasis Agropolitan” sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025–2029.

Ia menegaskan bahwa tahun ini merupakan tahun kedua masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, dengan berbagai tantangan yang dihadapi, terutama dalam menjawab harapan masyarakat di sektor sosial dan ekonomi.
“Visi besar tersebut tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah daerah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, pemangku kepentingan, serta pemerintah provinsi dan pusat,” ujarnya.
Bupati juga memaparkan kondisi fiskal daerah yang tengah menghadapi tantangan, menyusul kebijakan refocusing APBD sekitar Rp70,6 miliar pada 2025 dan pengurangan anggaran sekitar Rp188 miliar pada 2026.
Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut menjadi peluang untuk memperkuat sinergi antarpemerintah.
“Sumber pembiayaan pembangunan tidak hanya bertumpu pada APBD kabupaten, tetapi juga berasal dari APBD provinsi dan APBN. Yang terpenting, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Ia turut memaparkan sejumlah program strategis yang mendapat dukungan pemerintah pusat, di antaranya penguatan ketahanan pangan, transformasi digital pendidikan, rehabilitasi eks RSUD Ajapange menjadi Sekolah Rakyat Sementara, pembangunan infrastruktur, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), program pompanisasi listrik, hingga rencana pembangunan boarding school Sekolah Rakyat.
Selain itu, terdapat pula program nasional seperti pembangunan gerai dan gudang Koperasi Merah Putih serta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, serta Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman atas dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Soppeng.
Ia turut menyinggung nilai historis Tellumpoccoe sebagai simbol persatuan antara Kabupaten Soppeng, Kabupaten Bone, dan Kabupaten Wajo.
Menutup sambutannya, Bupati bersama Wakil Bupati menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila masih terdapat harapan yang belum terpenuhi selama dua tahun masa kepemimpinan mereka.
“Selamat Hari Jadi Soppeng ke-765. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua,” tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Soppeng atas kesabaran mereka, khususnya terkait perbaikan infrastruktur jalan.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengalokasikan anggaran sekitar Rp237 miliar guna mendukung pembangunan di Kabupaten Soppeng.
“Ke depan, pembangunan jalan provinsi akan terus ditingkatkan agar mobilitas ekonomi masyarakat semakin cepat dan efisien,” ujarnya.
Selain itu, ia menargetkan pembangunan jalan sepanjang sekitar 1.000 kilometer di Sulawesi Selatan dalam dua hingga tiga tahun ke depan.
Dalam bidang pelayanan dasar, Gubernur juga mengapresiasi inovasi Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui pengeboran sumber air di tengah kota guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan sejumlah bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng, di antaranya bantuan keuangan tahun 2026 sebesar Rp15 miliar, bantuan pasang baru listrik, bantuan rumah tidak layak huni, bantuan logistik kebencanaan, serta bantuan alat pertanian.
Selain itu, Ketua TP PKK Kabupaten Soppeng, Naomi Octariana, juga menyerahkan bantuan kepada pelaku UMKM berupa peralatan usaha, kemasan produk, serta fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku industri kecil menengah.
PT Askrindo melalui Regional Office Makassar turut menyerahkan secara simbolis Mobil Pintar (MOPI) sebagai sarana pustaka keliling kepada Pemerintah Kabupaten Soppeng guna meningkatkan literasi masyarakat.
Rangkaian acara juga diisi dengan narasi budaya oleh budayawan muda Sulawesi Selatan, Abdi Mahesa, pembacaan sejarah singkat Soppeng, penayangan video capaian pembangunan, serta penandatanganan prasasti sebagai tanda peresmian sejumlah proyek pembangunan tahun 2025 di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, unsur Forkopimda, kepala daerah dari sejumlah kabupaten/kota, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Soppeng. (**)


















