banner 1500x1875

Ribuan Obor Menyala Menyinari Malam Cangadi, Liliriaja Berubah Jadi Lautan Cahaya

banner 120x600

RSS SOPPENG – Ribuan obor menerangi langit malam Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Kamis (27/8/2026). Cahaya dari barisan obor peserta Pawai Obor mengubah kawasan Cangadi menjadi lautan cahaya yang menggambarkan semangat persatuan dan nasionalisme masyarakat.

Pawai Obor yang dipusatkan di Lapangan H. Andi Machmud, Cangadi, Kelurahan Appanang, digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus rangkaian peringatan Pramuka.

Ribuan peserta dari berbagai unsur turut ambil bagian. Mereka terdiri atas anggota Pramuka, perwakilan desa dan kelurahan, pemuda, tokoh masyarakat hingga ibu-ibu Majelis Taklim.

Pawai dilepas secara resmi oleh Camat Liliriaja, Andi Lukman Saransi, S.Sos., M.M., melalui penyalaan obor start. Dari titik awal, peserta kemudian bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan sambil membawa obor.

Suasana semakin semarak ketika barisan peserta memenuhi jalan. Obor yang menyala di tangan peserta menjadi simbol semangat perjuangan, persatuan, pengabdian dan gotong royong yang terus dijaga masyarakat Liliriaja.

Dalam sambutannya, Andi Lukman Saransi menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh masyarakat yang ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, peringatan HUT RI dan  Pramuka tidak semestinya hanya menjadi agenda seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk membangun karakter, kedisiplinan, kepedulian sosial dan semangat kebersamaan, terutama bagi generasi muda.

“Peringatan Pramuka dan HUT RI ini bukan sekadar seremonial tahunan. Ini adalah momentum untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta memupuk semangat gotong royong di kalangan generasi muda kita,” ujarnya.

Tak hanya soal semangat kebangsaan, faktor keselamatan juga menjadi perhatian. Camat mengingatkan peserta agar tidak membuang obor sembarangan selama perjalanan dan memastikan seluruh api telah dipadamkan setelah pawai berakhir.

“Jangan membuang obor sembarangan. Pastikan semua padam di titik akhir. Jangan jadikan api sebagai lawan kita, tetapi jadikan api sebagai sahabat kita,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Liliriaja AKP Mahmuddin, Danramil 1423/04 Liliriaja Kpt Inf. Aris Hasan, serta Ketua Panitia H. Ahmad Dande.

Sejumlah kepala desa dan lurah juga hadir mendampingi peserta dari wilayah masing-masing, di antaranya Kepala Desa Barang Andi Anwar, Kepala Desa Rompegading Sukmawati, Kepala Desa Jampu Nur Hafsah, Lurah Jennae Muyassir dan Lurah Appanang Andi Najamuddin.

Kehadiran unsur pemerintah, TNI-Polri, Pramuka, Majelis Taklim dan masyarakat memperlihatkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga kemeriahan sekaligus ketertiban kegiatan.

Barisan Pramuka dengan obor bambu menjadi salah satu daya tarik utama. Sementara rombongan ibu-ibu Majelis Taklim turut memberikan nuansa religius melalui kostum bernuansa Islami.

Pawai Obor Liliriaja pun bukan sekadar perayaan. Di balik cahaya ribuan obor, tersimpan pesan tentang pentingnya menjaga persatuan, menumbuhkan nasionalisme dan mewariskan semangat gotong royong kepada generasi penerus.

banner 1325x1300
banner 1325x1300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *