banner 1500x1875

Peran Penyuluh Diperkuat, BKKBN Sulsel dan Pemkab Soppeng Bersatu Lawan Stunting

banner 120x600

RSS SOPPENG – Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menerima audiensi Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Fatmawati bersama rombongan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Selasa (9/6/2026).

Pertemuan tersebut dilaksanakan usai kegiatan pembinaan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) se-Kabupaten Soppeng yang bertujuan memperkuat peran penyuluh dalam mendukung percepatan penurunan stunting melalui Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) dan GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia).

Dalam audiensi tersebut, Dr. Fatmawati didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Soppeng, Hj. Andi Husniati, beserta jajaran terkait.

Kegiatan pembinaan yang diikuti seluruh PKB dan PLKB di Kabupaten Soppeng itu menjadi wadah penguatan kapasitas penyuluh dalam mendampingi keluarga berisiko stunting. Selain itu, kegiatan tersebut juga mendorong keterlibatan aktif para ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang berkualitas.

Para peserta juga didorong untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan penyebarluasan informasi terkait program pembangunan keluarga kepada masyarakat secara luas.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan terhadap berbagai program pembangunan keluarga yang selama ini dilaksanakan di Kabupaten Soppeng.

Menurutnya, percepatan penurunan stunting memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, tenaga penyuluh, dan seluruh elemen masyarakat agar program yang dijalankan dapat memberikan hasil yang optimal dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Soppeng menyambut baik berbagai program yang dijalankan BKKBN dalam rangka mewujudkan keluarga yang berkualitas. Sinergi dan kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci untuk memperkuat pembangunan keluarga sekaligus mempercepat penurunan stunting di daerah,” ujar Suwardi Haseng.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Fatmawati, menegaskan bahwa penyuluh KB memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelaksanaan Program Bangga Kencana di lapangan.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin antara BKKBN dan Pemerintah Kabupaten Soppeng dapat terus diperkuat guna mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kunjungan tersebut berlangsung di tengah komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendukung berbagai program pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting.

Sebelumnya, Kabupaten Soppeng juga menerima penghargaan dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN atas dukungan dan komitmennya dalam pelaksanaan program pembangunan keluarga pada peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Tahun 2025.

Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam mendukung pembangunan keluarga sebagai fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. (*)

banner 1325x1300
banner 1325x1300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *